PWNU Banten Serukan Memilih Pemimpin Muslim
Thursday, February 9, 2017
#Aksi112,
Bachtiar Nasir,
FUI,
GNPF MUI,
Habib Rizieq Syihab,
islam,
Jenderal Tito Karnavian,
Jokowi,
Nasional,
PBNU,
Polda Metro,
Polisi,
Umat Islam

Acara silaturrahim pengurus Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini sendiri diselenggarakan untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan bangsa.
Dalam pertemuan tersebut para ulama menegaskan bahwa umat Islam tidak boleh menyerahkan urusan kenegaraan kepada non Muslim kecuali dalam keadaan darurat. Hal tersebut termaktub dalam 9 poin rekomendasi dari hasil silaturahim.
“Tentang kaidah memilih pemimpin, NU sudah memiliki panduan, yaitu hasil Muktamar NU 1999, yang berbunyi ‘Orang Islam tidak boleh menguasakan urusan kenegaraan kepada orang non-Islam kecuali dalam keadaan darurat,” kata Katib Syuriah PBNU Asrorun Ni’am Sholeh dalam keterangan tertulisnya, Rabu kemarin.
Terkait masalah memilih pemimpin ini, setiap warga dan pengurus Nahdlatul Ulama terikat oleh qororot jamiyyah (keputusan organisasi NU).
Hadir dalam silaturrahim Rabu kemarin di antaranya Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Wakil Rais ‘Aam KH Miftahul Akhyar, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kapolda Banten, Danrem, serta pimpinan Syuriah NU, ulama, Kyai, serta pimpinan pesantren se-Banten.
loading...
0 Response to "PWNU Banten Serukan Memilih Pemimpin Muslim"
Post a Comment