Presiden Prancis Sebut Negaranya Bermasalah Dengan Islam
"Memang benar ada masalah dengan Islam dan tidak ada yang meragukan itu, ada masalah dengan Islam karena Islam menuntut tempat, pengakuan," kata Hollande di kutipan buku, seperti dilansir The Guardian, Kamis (13/10).
Ia menerangkan, itu bukan berarti Islam jadi masalah lantaran agama itu berbahaya, tapi karena ingin menyatakan diri sebagai agama nasional. Selain itu, Hollande merasa bermasalah jika pemuka agama Islam tidak mengkritik radikalisasi, dan berperilaku lewat cara yang anti-republik.
Perkembangan Islam yang sangat pesat di Eropa terutama Prancis membuat Hollande takut Islam menjadi simbol dari Prancis. Ketakutan ini memang tidak beralasan mengingat Prancis sebagai negara yang menganut Republik semi presidensial.
Hollande turut menyebut perempuan berjilbab saat ini akan menjadi Marianne (perempuan ikon Prancis) di masa depan, karena jika ditawarkan kondisi untuk berkembang mereka akan melepas jilbab dan menjadi wanita Prancis. Ia menilai jilbab semacam perlindungan, tapi tidak lagi dibutuhkan untuk meyakini kehadirannya di masyarakat.
Terkait imigran, ia merasa terdapat terlalu banyak pendatang yang seharusnya tidak ada, dan Prancis harus segera mencapai titik untuk berhenti. "Kita mengajarkan mereka berbicara Prancis dan kemudian kelompok lain tiba dan kita harus mulai dari awal lagi, ini tidak pernah berhenti," ujar Hollande.
Presiden dari oposisi Les Republicains, Laurent Wauquiez menuduh Hollande sudah bersedia menukar simbol Republik Prancis untuk politik Islam. Menurut Wauquiez, Hollande sudah menjual simbol paling kuat dari Republik Prancis dengan sangat murah.
loading...
0 Response to "Presiden Prancis Sebut Negaranya Bermasalah Dengan Islam"
Post a Comment