PKS : RPJMD 2016-2021 Jangan Sampai Jadi 'Pepesan Kosong' - Suara Medan | Info Medan Terkini

PKS : RPJMD 2016-2021 Jangan Sampai Jadi 'Pepesan Kosong'

SUARAMEDAN.com - Sembilan Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, diantaranya PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, PPP, PAN, Hanura, Parnas akhirnya menyetujui rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kota Medan tahun 2016 - 2021, dalam paripurna yang dilaksanakan di Gedung DPRD Medan, Selasa (11/10/2016).

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, juru bicara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Kota Medan, Rajudin Sagala S.Pdi menyampaikan sejumlah catatan penting.

"RPJMD Kota Medan tahun 2016 - 2021 adalah manifestasi visi dan misi kepala daerah terpilih dalam pemilihan kepala daerah tanggal 9 desember 2015 yang lalu kemudian dituangkan kedalam program – program kerja meliputi tahapan – tahapan, rencana strategis pembangunan kota, proyeksi anggaran pendapatan dan belanja daerah, target pertumbuhan ekonomi dan lain - lain guna mencapai visi dan misi tersebut selama lima tahun kedepan. Oleh karena itu, RPJMD kota Medan harus benar – benar menuju pada realisasi janji – janji kampanye saudara walikota dan wakil walikota medan pada saat pemilukada yang lalu," jelas Rajudin.

Dikatakan Rajudin, pansus RPJMD Kota Medan tahun 2016 – 2021 telah menyampaikan hasil pembahasannya kepada fraksi – fraksi  dengan menghasilkan rekomendasi – rekomendasi kepada masing – masing SKPD. FPKS berharap agar rekomendasi – rekomendasi tersebut dapat dipahami dan bisa direalisasikan sesuai dengan target yang telah disepakati.
  
RPJMD Kota Medan tahun 2016 – 2021 harus menjadi dokumen strategis dalam implementasi rencana pembangunan dalam lima tahun mendatang. Dalam mewujudkan visi kota medan dalam RPJMD kota medan yaitu menjadi kota masa depan yang multuikultural, berdaya saing, humanis dan religius walikota medan harus didukung oleh “kabinet” yang solid, tangguh dan mau bekerja keras serta ikhlas demi kemajuan kota medan.

"Oleh karenanya, kami sangat mendukung saudara walikota medan untuk merevitalisasi struktur SKPD yang ada, karena kami nilai banyak SKPD saat ini tidak menunjukkan kinerja yang memuaskan, terutama SKPD-SKPD yang sangat rendah serapan anggaran belanja langsung dalam APBD kota Medan tahun 2015 yang baru selesai dibahas," jelasnya.

Rajudin juga mengatakan, pemerintah kota Medan harus mampu melakukan terobosan, inovasi dan kreatifitas yang mendukung suksesnya pelaksanaan visi – misi kota Medan yang tertuang dalam pokok – pokok visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Medan.

"Kita tidak ingin muatan – muatan yang tertuang dalam RPJMD hanya menjadi pepesan kosong semata yang akhirnya akan mendegradasi kepercayaan publik kepada pemerintah kota Medan," terangnya.

Kemudian, Rajudin  juge meminta pemerintah kota Medan menjalankan peraturan daerah kota Medan secara konsisten terutama dalam pembangunan infrastruktur baik swasta maupun pemerintah dan penataan lingkungan hidup.

"Dua sektor ini menjadi  indikator sukses atau tidaknya pemerintah dalam mengelola pembangunan. Jika infrastruktur sukses, lingkungan sehat maka masyarakat akan puas namun jika tidak akan melahirkan distrust dari masyarakat," terangnya.

Permasalah banjir di kota Medan, kata Rajudin harus menjadi perhatian serius pemerintah kota Medan dalam lima tahun mendatang.

"Pemko medan harus mempunyai solusi konkret untuk meminimalisir banjir  yang sering terjadi di kota medan. khususnya di kawasan medan bagian utara yang sangat rentan dilanda banjir bahkan hingga berhari – hari. Banjir yang menggenangi rumah warga sering terjadi di kelurahan besar, kelurahan sei mati, kelurahan martubung kecamatan medan labuhan, kelurahan terjun, kelurahan rengas pulau, kelurahan tanah enam ratus kecamatan medan marelan, kelurahan mabar hulu, kelurahan mabar hilir, kelurahan tanjung mulia hilir kecamatan medan deli dan kecamatan medan belawan. Kami melihat, perlu penanganan yang mendesak untuk segera dilakukan untuk mengurangi peluang terjadinya banjir. kami minta agar pemerintah kota medan melakukannya pada tahun 2017  dan kami minta agar pemko medan melakukan kordinasi dengan pempropsu dan balai wilayah sungati propinsi sumatera utara untuk mengatur air di sungai sei kera," terangnya.

Rajudin menegaskan, problematikan kota Medan dalam lima tahun mendatang akan semakin rumit. Mulai dari persoalan sampah, pelayanan administrasi publik, jumlah pengangguran, peningkatan kaum urban datang ke kota medan, lingkungan hidup, drainase, banjir serta kemacetan memaksa pemerintah kota medan harus bekerja keras untuk menuntaskannya. Ditambah lagi dengan persoalan mental sumber daya manusia di jajaran pemerintah kota medan yang sampai saat ini masih banyak mempersulit masyarakat.

"Oleh karenanya, kami minta saudara walikota medan untuk tampil sebagai “the true leader” untuk kota medan dan warganya. masyarakat kota medan merindukan sosok pemimpin yang bisa mengayomi, membela, melindungi serta berjuang untuk mereka. Saudara walikota medan bapak. drs. dzulmi eldin, m.si harus bertindak tegas tanpa harus menindas,  bertindak berani tanpa ada yang tersakiti sehingga slogan “medan rumah kita” dapat terwujud," jelasnya.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

Related Posts :

0 Response to "PKS : RPJMD 2016-2021 Jangan Sampai Jadi 'Pepesan Kosong'"

Post a Comment