Di Paripurna, FPKS Sampaikan Keluhan Warga Tangkahan
SUARAMEDAN.com - Proyek pipanisasi yang dikerjakan Dinas Perumahan dan Pemukiman di Kelurahan Tanggkahan, Kecamatan Medan Labuhan hingga kini belum berfungsi. Buntutnya warga di kawasan ini protes karena belum bisa menikmati distribusi air bersih.
Protes warga ini disampaikan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) melalui juru bicaranya, H.Rajudin Sagala, S.Pdi dalam paripurna penyampaian pendapat fraksi terhadap
rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah kota medan tahun 2016 - 2021 di Gedung DPRD Medan, Selasa (11/10/2016).
"Melalui sidang paripurna ini kami perlu menyampaikan keluhan dari masyarakat griya 3 kelurahan tangkahan kecamatan medan labuhan tentang proyek bantuan pipanisasi air bersih di dinas perkim kota medan tahun 2014 yang sampai saat ini belum berfungsi," jelas Rajudin.
Akibatnya, kata Rajudin, masyarakat belum bisa menikmati distribusi air bersih dari PDAM. "Dari informasi yang kami peroleh penyebab belum difungsikannya pipa distribsui tersebut karena pihak PDAM mengatakan belum ada serah terima dari pihak dinas Perkim Kota Medan," jelasnya.
Sementara itu, kata Rajudin, dinas perkim mengaku telah melakukan serah terima dengan PDAM. "Berdasarkan pantauan kami bahwa pipa distribusi dimaksud sudah banyak yang bocor sehingga sudah tidak layak pakai lagi. Oleh karena itu, kami minta agar saudara walikota medan untuk menyesaikan masalah ini melalui dinas perkim kota Medan," jelasnya.
Protes warga ini disampaikan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) melalui juru bicaranya, H.Rajudin Sagala, S.Pdi dalam paripurna penyampaian pendapat fraksi terhadap
rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah kota medan tahun 2016 - 2021 di Gedung DPRD Medan, Selasa (11/10/2016).
"Melalui sidang paripurna ini kami perlu menyampaikan keluhan dari masyarakat griya 3 kelurahan tangkahan kecamatan medan labuhan tentang proyek bantuan pipanisasi air bersih di dinas perkim kota medan tahun 2014 yang sampai saat ini belum berfungsi," jelas Rajudin.
Akibatnya, kata Rajudin, masyarakat belum bisa menikmati distribusi air bersih dari PDAM. "Dari informasi yang kami peroleh penyebab belum difungsikannya pipa distribsui tersebut karena pihak PDAM mengatakan belum ada serah terima dari pihak dinas Perkim Kota Medan," jelasnya.
Sementara itu, kata Rajudin, dinas perkim mengaku telah melakukan serah terima dengan PDAM. "Berdasarkan pantauan kami bahwa pipa distribusi dimaksud sudah banyak yang bocor sehingga sudah tidak layak pakai lagi. Oleh karena itu, kami minta agar saudara walikota medan untuk menyesaikan masalah ini melalui dinas perkim kota Medan," jelasnya.
loading...
0 Response to "Di Paripurna, FPKS Sampaikan Keluhan Warga Tangkahan"
Post a Comment