Turki dan Rusia Kian Memanas

Kapal Perang Rusia nyaris
menabrak kapal pencari ikan berbendera Turki. Dalam jarak 600 meter menjelang
tabrakan, kapal perang Smetlivy itu melontarkan tembakan peringatan memakai meriam.
Alhasil, nahkoda kapal Turki segera memutar haluan.
Stasiun Televisi Aljazeera
melaporkan insiden itu terjadi di perairan 22 kilometer dari Pulau Lemnos yang
berada di wilayah Yunani. Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim insiden itu
tidak serius dan tidak menimbulkan konsekuensi apapun.
"Kapal perang kami hanya
berusaha menghindari tabrakan," kata juru bicara Kementerian Pertahanan
Rusia.
Kapal Perang Smetlivy, jenis
perusak yang memiliki rudal antijet, mengklaim sudah berusaha menghubungi kapal
ikan Turki itu.
Untuk meredam ketegangan antara
kedua negara, yang sampai sekarang belum mereda akibat jatuhnya Sukhoi di
perbatasan Suriah, Atase Militer Turki di Ibu Kota Moskow langsung dipanggil
Wakil Menteri Pertahanan Anatoly Antonov untuk mendapat penjelasan.
Rusia
masih menerapkan sanksi ekonomi berlapis kepada Turki. Dalam dekrit yang
ditandatangani Presiden Vladimir Putin itu, diatur secara detail penyetopan impor
bahan pangan dari Turki, penundaan kerja sama infrastruktur, penghentian arus
wisatawan, hingga pembatalan investasi.
loading...
0 Response to "Turki dan Rusia Kian Memanas"
Post a Comment