SUARAMEDAN.com - Jakarta. Analis dari Eshandar Artha Mas Berjangka, Tony Mariano, mengatakan belum adanya sentimen positif bakal menyebabkan rupiah cenderung melemah. Hari ini, ada kemungkinan rupiah bergerak pada level 14.000-14.100 per dolar Amerika Serikat.
Kepanikan pelaku pasar atas masa depan perekonomian Cina kian memperkuat dolar. Data manufaktur (Caixin Flash Manufacturing PMI) Cina yang melambat ke level 47,1 memancing investor untuk terus menahan dan membeli aset berdenominasi dolar
Anggota DPR RI dari KIH, Akbar Faisal, mendesak pemerintah agar mengakui jika saat ini Indonesia sedang dilanda krisis ekonomi. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar menjadi salah satu indikasinya.
"Pimpinan, saya ingin mengatakan kepada teman-teman sekalian, pemerintah siapa pun Anda, inilah saatnya menunjukkan bahwa kita dalam krisis, akui itu," kata Akbar saat menyampaikan interupsi ketika rapat paripurna membahas APBN bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Selasa (25/8/2015).
Dalam rapat tersebut, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah telah menyiapkan lima langkah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pada 2016.
"Tetap dilakukan langkah terukur (dalam memperbaiki kondisi ekonomi), jangan kemudian membuat kita pada wilayah keguncangan informasi," ujarnya.
Sementara itu ketua Umum Partai GOlkar meminta agar pemerintah mebuat pusat krisis ekonomi di Indonesia. Para analis mempediksikan rupiah bakal anjlok lagi hari ini.
sumber : Tempo/kompas
Related Posts :
- Takut Tak di dukung Golkar di PIlpres, Jokowi Loyo Menghadapi Korupsi e-KTP
- Reklamasi Jadi Raport Merah Jokowi
- 3 Thn Pemerintahan Jokowi, Revolusi Mental Gatot (Gagal Total)
- Indeks Demokrasi Pemerintahan Jokowi Terjun Bebas.
- Mengalami Pengepungan Ekonomi, Erdogan Serukan Boikot AS
- Rupiah Terus Merosot, SBY Menabok Jokowi
- Anwar Nasution: Pemerintah Harus Penjarakan Soekanto Tanoto
- Bencana Kabut Asap sengaja dibiarkan sebagai Pengalihan Isu Ekonomi
- 1 Tahun Pemerintahan Jokowi, Utangnya Udah Sama Dengan 30 Tahun Soeharto Berkuasa
- Bunga Kredit UMi Terlalu Tinggi, Ini Yang Akan Dievaluasi Menkeu
- Mengejutkan, Tunggakkan e-KTP Mencapai Rp.70 Triliun
- Indonesia Tagih Pajak Facebook, Twitter, Yahoo dan Google
- Lahirkan Generasi Cinta Quran Penting Dalam Membentuk Karakter Anak Berakhlak Mulia
- Ratusan Wisudawan USNI Memulai Langkah Baru, Lahirkan Calon Wirausaha Muda di Era Digital
- Makanan Halal Indonesia Masuk Peringkat Dua Dunia
- Ratusan Muslimah Binjai Ikuti Seminar Hijab Day 2021
- H.Ansory Siregar Lc : Tanamkan Sosialisasi Empat Pilar Kepada anak Bangsa
- DD Waspada Bersama Bank Indonesia Kpw Sumut Sukses Gulirkan Program Kampung Umat
- Gambar Uang Baru Mendapat Kritikan Tajam dari Pengamat
- Ini Dia Uang Kertas Baru Yang Di Luncurkan BI Hari Ini
0 Response to "Indonesia sudah di ambang krisis."
Post a Comment